0
Tumbuhan hidup dengan berbagai macam habitatnya, ada yang berada di daeah basah, lembab, bahkan kering. Tumbuhan yang familiar dan 'iconic' dengan lingkungan kering adalah kaktus. Ya, kaktus adalah tumbuhan yang hidup di lingkungan berhawa panas, kering, meski tak ada air. Kaktus biasa ditemui hidup di gurun ataupun padang pasir. Namun sekarang kaktus mudah dijumpai karena ia juga digunakan sebagai tanaman hias dan ditanam dalam pot, kebun atau halaman.
Kaktus


Dibalik pesona, keunikan yang dimiliki tanaman kaktus, ternyata kaktus memiliki beragam manfaat yang bisa digunakan manusia untuk kesehatan tubuh. Namun tidak semua kaktus bisa diambil manfaatnya, hanya beberapa saja seperti kaktus pir berduri. Jenis kaktus pir berduri memiliki bentuk pipih dan bundar, memliki dua tipe duri dan mereka memproduksi bunga serta buah. Masyarakat Meksiko sudah sejak lama mengobati penyakit dan keluhan ringan dengan kaktus. Sejak jaman dahulu suku Indian di Meksiko telah memanfaatkan kaktus sebagai bahan makanan, kaktus biasanya diolah jadi sup, selai, sampai keju. Kegunaan kaktus tak hanya sampai hanya jadi bahan makanan saja tapi kaktus juga digunakan menyembuhkan iritasi atau alergi pada kulit selayaknya menggunakan lidah buaya. Efek anti-peradangan kaktus sangat cepat melawan gigitan serangga, gatal-gatal kemerahan bahkan reaksi alergi.

Kaktus Pir Berduri


Kemudian apakah sebenarnya yang membuat kaktus sangat berkhasiat? Ini dikarenakan dalam secuil kaktus terkandung flavonoid yang sangat kaya. Flavonoid sangat dikenal terutama atas kemampuan antioksidan sehingga disebut "pengubah respon biologi alami". Tak lain zat ini mampu mendukung mengubah reaksi tubuh terhadap alergen dan virus. Banyak laporan menyatakan jika flavonoid berperan besar melawan karsinogen, dan menciptakan aktivitas anti kanker. Zat ini sendiri banyak dikandung teh hijau, coklat, dan beberapa jenis buah.

Kaktus pir berduri di semua bagiannya bisa digunakan, termasuk bagian pipih besar, berwarna hijau berukuran seperti piring oval. Diketahui bagian tersebut memiliki kadar nutrisi yang sangat besar. Mineral seperti potasium, kalsium, zat besi, magnesium, dan berbagai tambahan unsur lain yaitu beta karoten, vitaminn A, C banyak ditemukan dalam bagian tersebut.

Penelitian terbaru menemukan jika kaktus membantu menyembuhkan luka atau penyakit dari dalam. Dengan melindungi sistem kekebalan dan menmenyingkirkan radikal bebas dalam tubuh, pir berduri ini berpotensi memperlambat penuaan, dan terus-menerus membantu fungis organ bekerja maksimal. Selain itu, buah kaktus pun teruji efektif menurunkan tekanan darah dan menjaga kadar LDL alias kolesterol jahat pada level rendah serta meminimalkan ancaman jantung kelebihan beban kerja.

Sejak kaktus pir berduri menarik perhatian, para atlet olahraga mulai mengonsumsinya untuk mendapatkan lebih banyak energi. Saat berlatih normal, berlatih pasca cidera dan sakit, menjadi terbantu dengan penyembuhan lebih cepat oleh ekstrak kaktus. Selain rendah lemak, tinggi serat, bernutrisi tinggi, kaktu pir berduri, masuk dalam daftar tertinggi herbal dengan kandungan rendah gula.

sumber:http://tipsunik-kesehatan.blogspot.com

Post a Comment

 
Top